“Kalau sudah mepet, prosesnya tentu lebih rumit. Tapi kami tetap beri pilihan, apakah akan mengganti dengan kerabat atau menarik kembali dana setoran haji,” jelas Zain.
Zain menegaskan bahwa pemahaman tentang istitha’ah haji perlu diluruskan. Banyak masyarakat yang masih mengira syarat istitha’ah hanya berkaitan dengan kemampuan finansial, padahal aspek kesehatan fisik dan mental juga sangat menentukan.
“Pelaksanaan haji itu 90 persen adalah aktivitas fisik. Jemaah perlu menjaga kesehatan, pola makan, dan kondisi psikisnya sejak dari tanah air.” ucapnya