“Beliau juga menegaskan pahala orang yang mengikuti majlis ilmu itu setara dengan melakukan ibadah haji mabrur” tegas Agus H. Mohammad Muqshit dengan suara yang menggelegar dan para santri mengangguk- anggukan kepala seakan akan menangkap perkataan tersebut
Malam itu, Gedung Rushaifah dipenuhi keheningan yang penuh makna. Para santri dan tamu yang hadir semakin larut dalam pemahaman bahwa ilmu adalah jalan menuju kebaikan yang abadi. Agus H. Muqsith kemudian mengutip hadis lain yang menunjukkan betapa tingginya derajat para penuntut ilmu:
إِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَصْنَعُ
“Sesungguhnya para malaikat membentangkan sayapnya bagi para penuntut ilmu, sebagai bentuk ridha terhadap apa yang mereka lakukan.” (HR. Abu Dawud)
Kajian ini menjadi pengingat bahwa di bulan yang penuh rahmat ini, menuntut ilmu tak boleh ditinggalkan. Jika pahala menghadiri majlis ilmu bisa sebanding dengan haji mabrur, maka itu kesempatan besar yang tak boleh dilewatkan.